Maha Suci Allah Yang Memperjalankan Hamba-Nya Isra' Mi'raj (Bagian 10)

Maha Suci Allah Yang Memperjalankan Hamba-Nya 


Isra' Mi'raj (Bagian 10)


Jumat Wage 06 Februari 2026 - 18 Sya'ban 1447 H


Junsyam Ininnawa


Surat Al Isra (17) ayat 1:


أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيم

بِسمِ اللَّهِ الرَّحمٰنِ الرَّحيمِ


سُبْحَـٰنَ ٱلَّذِىٓ أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِۦ لَيْلًۭا مِّنَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ إِلَى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْأَقْصَا ٱلَّذِى بَـٰرَكْنَا حَوْلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنْ ءَايَـٰتِنَآ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ ١


Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.


*****


Oneday pada malam 27 Rajab tahun 620 Masehi, Rasulullah Saw di datangi oleh Malaikat Jibril untuk menyampaikan undangan dari Allah SWT untuk bertemu dengan-Nya, sekaligus Malaikat Jibril datang untuk menjemput Baginda Nabi Muhammad SAW. 


*****

Oneday Nabiyullah Muhammad Saw bercerita tentang perjalanan Isra' Mi'rajnya yang di dampingi oleh Malaikat Jibril. Dalam perjalanan itu, baginda Nabi Muhammad Saw juga diajak oleh Malaikat Jibril untuk melihat keadaan para penghuni surga dan neraka.


Beberapa orang bertanya, kapankah Nabi Muhammad Saw melihat surga dan neraka? Apakah ketika perjalanan dari Mekkah ke Yerusalem (Isra')? Atau perjalanan dari Yerusalem menuju ke langit (mi'raj)? Ataukah perjalanan pulang dari langit menuju ke bumi?


Ternyata menurut penjelasan hadits nabi. Rasulullah Saw melihat kondisi surga dan neraka ketika perjalanan dari Masjid Haram di Mekkah menuju Yerusalem Palestina.


Rasulullah Saw mengisahkan bahwa beliau melihat sesosok malaikat memukul kepala seorang manusia dengan batu yang besar dan hancur, sesaat kemudian utuh lagi, lalu dipukul lagi kemudian utuh lagi. Kejadian itu terus menerus terjadi. Baginda Nabi Saw bertanya: "Wahai Jibril, apa kesalahan yang dilakukan orang itu?" Malaikat Jibril menjawab: "Itu adalah balasan bagi orang yang lalai dari shalatnya, tidak ikhlas ketika melaksanakan shalat, bermalas- malasan melakukan shalat dan yang menyepelekan shalat. Dan juga yang selalu memperturutkan hawa nafsunya.


Di tempat lain Baginda Nabi Saw melihat sekelompok manusia yang kelaparan dan telanjang dan dikelilingi rerumputan yang merah menyala. Para malaikat menyuruh kelompok itu untuk memakan rerumputan yang panas itu. Melihat aku memperhatikan kelompok itu Malaikat Jibril langsung menjelaskan bahwa mereka adalah manusia yang rakus. Mereka tidak membayar zakat dan sedekah. Mereka tidak peduli kepada orang miskin, anak yatim, kaum dhuafa dan janda tua.


Kemudian aku melihat satu lagi kelompok yang tersedia makanan enak dihadapan mereka. Anehnya mereka tidak menyantap makanan itu tapi menyantap makanan yang lain berupa bangkai busuk. Malaikat Jibril langsung menjelaskan itu adalah orang-orang pezina. Mereka adalah manusia yang diberi cara yang halal atau sudah memiliki pasangan halal tapi mereka malah melakukan seks bebas diluar nikah. Para pezina akan disiksa sedemikian rupa karena perbuatan menyimpang mereka. 


Tidak jauh dari situ aku melihat kelompok yang berusaha mengangkat tumpukan kayu besar yang tidak sanggup ia angkat. Aku bertanya, kenapa dengan mereka wahai Jibril? Mereka adalah orang-orang yang rakus harta benda. Walaupun harta mereka berlimpah, tetap saja terus menerus ditumpuk dan tidak dikeluarkan zakat dan sedekahnya. Mereka tidak pernah puas dan terus menumpuk-numpuk harta dan tidak perduli apakah itu harta halal atau haram. Mereka terus menghitung harta kekayaannya dan mereka sangat mencintai dunia ini dengan tumpukan harta tanpa membersihkan kewajibannya kepada yang berhak. Mereka menumpuk api neraka dengan perbuatannya didunia.


Aku juga menyaksikan bagaimana sekelompok orang yang berusaha mati-matian mengambil air dari sumur tetapi air yang ia harapkan habis sebelum mencapai orang tersebut. Malaikat Jibril menjelaskan kepadaku bahwa mereka adalah kelompok orang yang rajin beribadah tetapi suka pamer diri alias riya' dengan ibadah yang dia lakukan. Ibadah yang mereka lakukan bukan karena Allah SWT tetapi ibadah itu dilakukan hanya untuk dipamer kepada orang lain. Mereka mengharapkan supaya kelihatan orang yang shaleh, ahli ibadah dan ahli surga.


*****


Masih ada lagi berita tentang apa yang disaksikan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW selama perjalanannya Isra' Mi'rajnya dan diperlihatkan bagaimana kondisi di neraka dan surga. Akan dilanjutkan pada artikel berikutnya.


Bersambung pada artikel berikutnya🙏🏼


Allahu A'lam Bissawab

Allahu A'lamu Wa Antum Laa Ta'lamun


Artikel ini bisa juga dibaca di blok kami:



*Hanya belajar berbagi. Aku berlindung kepada Allah SWT dari firman-Nya: Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan🙏🏼


Untuk melengkapi bacaan anda silahkan kunjungi blog kami untuk membaca artikel sebelumnya:


Artikel 1

https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/12/maha-suci-allah-yang-memperjalankan.html


Artikel 2

https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2026/01/maha-suci-allah-yang-memperjalankan.html


Artikel 3

https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2026/01/maha-suci-allah-yang-memperjalankan_8.html


Artikel 4

https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2026/01/maha-suci-allah-yang-memperjalankan_11.html


Artikel 5

https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2026/01/maha-suci-allah-yang-memperjalankan_15.html


Artikel 6

https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2026/01/maha-suci-allah-yang-memperjalankan_19.html


Artikel ke 7

https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2026/01/maha-suci-allah-yang-memperjalankan_22.html


Artikel 8

https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2026/01/maha-suci-allah-yang-memperjalankan_26.html


Artikel 9

https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2026/02/maha-suci-allah-yang-memperjalankan.html


#kisahsufi #kisahhikmah #ceritasufi #kisahnabi

#ceritahikmah

#hikmahteladan

#kisahteladan

#hikayatsufi

#hikayathikmah

#wisdomstory

#chikensoupformoslem


*gambar diambil dari internet. Kalau ada orang yang merasa punya hak atas gambar ini. Mohon maaf karena saya menggunakan gambar anda tanpa seizin anda. Sekali lagi maaf.


🙏🏼junsyam ininnawa🙏🏼

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membaca Alam Pikiran Rumi (Bagian 2)

Maha Suci Allah Yang memperjalankan Hamba-Nya Isra' Mi'raj (Bagian 1)

Membaca Alam Pikiran Rumi(Bagian 12)