Maha Suci Allah Yang Memperjalankan Hamba-Nya Isra' Mi'raj (Bagian 3)

 Maha Suci Allah Yang Memperjalankan Hamba-Nya 

Isra' Mi'raj (Bagian 3)


Jumat Legi 09 Januari 2026 - 20 Rajab 1447 H

Junsyam Ininnawa


Surat Al Isra (17) ayat 1:


أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيم

بِسمِ اللَّهِ الرَّحمٰنِ الرَّحيمِ


سُبْحَـٰنَ ٱلَّذِىٓ أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِۦ لَيْلًۭا مِّنَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ إِلَى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْأَقْصَا ٱلَّذِى بَـٰرَكْنَا حَوْلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنْ ءَايَـٰتِنَآ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ ١


Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.


*****


Oneday pada malam 27 Rajab tahun 620 Masehi, Rasulullah Saw di datangi oleh Malaikat Jibril untuk menyampaikan undangan dari Allah SWT untuk bertemu dengan-Nya, sekaligus Malaikat Jibril datang untuk menjemput Baginda Nabi Muhammad SAW. 


*****

Gambar Masjid Al Aqsa yang sebenarnya

Oneday Rasulullah Saw mengisahkan perjalanan nya dengan sabdanya: Ketika aku sampai di pintu gerbang Masjid Al Aqsha seluruh jiwa (nafs)para nabi menyambutku dengan penghormatan.


Aku bertanya kepada Malaikat Jibril. "Wahai Jibril, siapa mereka semua ini? Jibril menjawab kalau ini adalah jiwa-jiwa para nabi yang mendahuluimu. Ucapkan salam penghormatan kepada mereka. Aku mengucapkan salam penghormatan kepada mereka semua yang menyambutku kemudian memasuki Masjid Al Aqsha. Ketika aku memasuki masjid, aku mendengar suara azan sedang dikumandangkan di dalamnya. Aku mencari-cari siapakah yang melantungkan azan di masjid ini tetapi Malaikat Jibril memintaku menuju kedepan untuk bersiap memimpin shalat. Engkaulah yang memimpin shalat karena engkaulah yang paling utama dan mulia di antara para nabi, ucap Jibril kepadaku. Aku maju kedepan untuk memimpin para nabi untuk melaksanakan shalat 2 rakaat. Lalu aku menyapa semua jiwa para nabi Allah SWT. Seluruh nabi bertasbih dengan khidmat. Aku juga bertasbih kepada Allah SWT dengan menyebutkan nikmat dan Rahmat-Nya yang di curahkannya kepadaku.


Ketika aku keluar dari Masjid Al Aqsha untuk melanjutkan perjalanan. Malaikat Jibril mendekatiku dan memberikan tiga gelas untuk aku pilih salah satu dari ketiganya untuk aku minum. Masing-masing gelas piala itu terisi susu, anggur dan air putih. Aku memilih susu dan langsung meminumnya habis. Malaikat Jibril berkata kepadaku: "Yang engkau pilih itu sangat tepat ya Muhammad."


Dalam riwayat yang lain ada yang mengatakan bahwa Rasulullah Saw bisa langsung mengenali jiwa-jiwa para nabi yang menyambutnya tanpa harus di jelaskan oleh Malaikat Jibril. 


Setelah shalat 2 rakaat dan menyapa para jiwa nabi pendahuluku. Aku langsung melanjutkan perjalanan mi'raj ke langit. Aku naik ke langit bersama Malaikat Jibril. Kami memasuki sfera langit pertama (suatu tempat di langit yang berisi inti cahaya). Malaikat Jibril mengetuk pintu. Siapakah yang di sana? Kata sebuah suara dari dalam. Aku Jibril dan Muhammad Saw bersamaku. Apakah dia di utus? Iya Dia seirang utusan jawab Malaikat Jibril kepada malaikat yang menjaga sfera langit pertama.


Di sfera langit pertama ini aku disambut oleh begitu banyak malaikat. Mereka mengucapkan salam dan selamat datang wahai Ahmad, Selamat wahai kekasih Allah. Kemudian mereka melanjutkan beribadah dan bertasbih kepada Allah SWT dalam keadaan berdiri.

Di sfera langit pertama ini juga aku menyaksikan suatu makhluk bercahaya. Ketika menoleh kekanan dia tersenyum dan ketika menoleh kekiri dia bercucuran air mata. Aku bertanya kepada Jibril, siapakah dia wahai Jibril? Dia adalah Nabi Adam As. Aku mengucapkan salam kepadanya. Dan di jawab, selamat datang anakku, wahai nabi yang shaleh. Selanjutnya Jibril menjelaskan, sewaktu ia menoleh ke kanan dan tersenyum, ia gembira melihat anak keturunannya yang shaleh-shaleh. Ketika ia menoleh ke kiri dan bercucuran air mata, ia melihat anak keturunannya yang berbuat buruk dan ingkar kepada Allah SWT.


Dalam riwayat lain. Ada beberapa ulama yang tidak menerima riwayat tentang malaikat di sfera langit pertama yang tidak mengenal Malaikat Jibril dan Baginda Nabi Muhammad Saw. Alasannya karena Isra Mi'raj ini sudah di sampaikan kepada seluruh penduduk langit dan di minta untuk bersiap menyambut Kekasih Rabbul Alamin. Begitupun ketika Rasulullah Saw melihat Bapak para umat manusia Nabi Adam As. Ada ulama yang berpendapat kalau Rasulullah Saw sudah mengenal Nabi Adam As tanpa harus di perkenalkan oleh Malaikat Jibril.


Malaikat Jibril hanya menjelaskan penyebab kenapa wajah Nabi Adam As tersenyum ketika menoleh ke kanan dan bersedih ketika menoleh ke kiri.


Bersambung pada artikel berikutnya🙏🏼


Allahu A'lam Bissawab

Allahu A'lamu Wa Antum Laa Ta'lamun


Artikel ini bisa juga dibaca di blok kami:



*Hanya belajar berbagi. Aku berlindung kepada Allah SWT dari firman-Nya: Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan🙏🏼


Untuk melengkapi bacaan anda silahkan kunjungi blog kami untuk membaca artikel sebelumnya:


Artikel 1

https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/12/maha-suci-allah-yang-memperjalankan.html


Artikel 2

https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2026/01/maha-suci-allah-yang-memperjalankan.html


#kisahsufi #kisahhikmah #ceritasufi #kisahnabi

#ceritahikmah

#hikmahteladan

#kisahteladan

#hikayatsufi

#hikayathikmah

#wisdomstory

#chikensoupformoslem


*gambar diambil dari facebook. Ini adalah foto asli Masjid Aqsa yang sebenarnya, bukan masjid yang berkubah emas. 


🙏🏼junsyam ininnawa🙏🏼

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membaca Alam Pikiran Rumi (Bagian 2)

Maha Suci Allah Yang memperjalankan Hamba-Nya Isra' Mi'raj (Bagian 1)

Membaca Alam Pikiran Rumi(Bagian 12)