Maha Suci Allah Yang Memperjalankan Hamba-Nya Isra' Mi'raj (Bagian 6)

 Maha Suci Allah Yang Memperjalankan Hamba-Nya 


Isra' Mi'raj (Bagian 6)


Senin Legi 19 Januari 2026 - 30 Rajab 1447 H


Junsyam Ininnawa


Surat Al Isra (17) ayat 1:


أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيم

بِسمِ اللَّهِ الرَّحمٰنِ الرَّحيمِ


سُبْحَـٰنَ ٱلَّذِىٓ أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِۦ لَيْلًۭا مِّنَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ إِلَى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْأَقْصَا ٱلَّذِى بَـٰرَكْنَا حَوْلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنْ ءَايَـٰتِنَآ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ ١


Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.


*****


Oneday pada malam 27 Rajab tahun 620 Masehi, Rasulullah Saw di datangi oleh Malaikat Jibril untuk menyampaikan undangan dari Allah SWT untuk bertemu dengan-Nya, sekaligus Malaikat Jibril datang untuk menjemput Baginda Nabi Muhammad SAW. 


*****


Oneday di malam aku mi'raj ke langit tepatnya di Sidratul Muntaha. Setelah kami selesai melaksanakan Shalat Jumat Berjamaah yang di ikuti oleh begitu banyak malaikat yang tak terhitung jumlahnya. Kami naik lagi melintas di atas Pohon Bidara di Sidratul Muntaha . Malaikat Jibril berkata kepadaku: 'Ya Rasulullah Muhammad, ini adalah maqamku. Hanya samai disini aku bisa mendampingimu. Apabila aku naik lagi lebih tinggi, maka aku akan terbakar. Tidak ada satu pun makhluk selain Engkau yang mampu melampaui batas ini."


Aku diminta Malaikat Jibril untuk turun dari kendaraan Buraq dan menggantinya dengan naik di atas rafraf (semacam bantal kecil) untuk melanjutkan perjalanan. 


Datang perintah kepadaku. Mendekatlah, mendekatlah!. Setibanya di singgasana, aku ingin melepas sepatuku. Aku berkata: "Ya Allah, Engkau memerintahkan Musa saudaraku menanggalkan sandalnya di Bukit Sinai.

Ketika dia menemuimu di bumi, ini adalah singgasana-Mu." Tetapi Allah menjawab dengan berkata: "Kekasih-Ku tercinta, Musa itu adalah kalam-Ku sementara engkau adalah yang dicintai-Ku.


Saat Rasulullah Saw naik menuju langit. Pena berkata "Muhammad adalah kepunyaanku." Lauh yang terpelihara berkata, "Muhammad adalah kepunyaanku." Arsy, penopang Arsy dan Surga masing-masing berkata, "Muhammad adalah kepunyaanku." Lalu Allah SWT berkata, "Kekasih-Ku, Aku telah memberimu Pena, Lauh, Arsy, Penopang Arsy dan Surga." Rasulullah Saw berkata, "Tuhan Yang Maha Melindungiku, aku tidak menginginkan apa pun. Yang aku minta dari-Mu adalah umatku, umatku. Lalu Allah SWT berkata, "Aku telah memberikan Umatmu."


Nabi Muhammad Saw berjarak dua hasta dengan Allah SWT ketika berbicara (1 hasta =45 cm). Ketika Baginda Nabi Muhammad Saw berada di depan Allah SWT, nabi langsung mengucapkan:


"Attahiyatu Lillahi Was shalawatu Wat Thayyibatu." (Segala kehormatan milik Allah dan segala shalawat dan segala kebaikan).


Dan Allah SWT menjawab: "Assalamu Alaika Ayyuhan Nabiyyu Warahmatullahi Wabarakatuh." (Atasmu juga Nabi-Ku yang di junjung tinggi, kelembutan-Ku, rahman-Ku dan kedamaian-Ku).


Nabi menjawab:

"Assalamu alayna Wa Alaa ibadihi ash shalihin." Ya Tuhan Yang Maha Melindungi, berikan kedamaian-Mu, kelembutan-Mu dan rahman-Mu bukan kepadaku saja, tapi berikan juga kepada seluruh hamba-Mu yang Shalih.


Kemudian para malaikat yang mendengarkan percakapan ini serentak berkata:

Asyhadu an Laa Ilaaha illallah, Asyhadu Anna Muhammadan Abduhu warasuluh. Tiada Tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah hamba dan Rasul Allah.


Bersambung pada artikel berikutnya🙏🏼


Allahu A'lam Bissawab

Allahu A'lamu Wa Antum Laa Ta'lamun


Artikel ini bisa juga dibaca di blok kami:



*Hanya belajar berbagi. Aku berlindung kepada Allah SWT dari firman-Nya: Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan🙏🏼


Untuk melengkapi bacaan anda silahkan kunjungi blog kami untuk membaca artikel sebelumnya:


Artikel 1

https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/12/maha-suci-allah-yang-memperjalankan.html


Artikel 2

https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2026/01/maha-suci-allah-yang-memperjalankan.html


Artikel 3

https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2026/01/maha-suci-allah-yang-memperjalankan_8.html


Artikel 4

https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2026/01/maha-suci-allah-yang-memperjalankan_11.html


Artikel 5

https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2026/01/maha-suci-allah-yang-memperjalankan_15.html


#isramikraj

#kisahsufi #kisahhikmah #ceritasufi #kisahnabi

#ceritahikmah

#hikmahteladan

#kisahteladan

#hikayatsufi

#hikayathikmah

#wisdomstory

#chikensoupformoslem


*gambar diambil dari facebook.


🙏🏼junsyam ininnawa🙏🏼

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membaca Alam Pikiran Rumi (Bagian 2)

Maha Suci Allah Yang memperjalankan Hamba-Nya Isra' Mi'raj (Bagian 1)

Membaca Alam Pikiran Rumi(Bagian 12)