Maha Suci Allah Yang Memperjalankan Hamba-Nya Isra' Mi'raj (Bagian 5)
Maha Suci Allah Yang Memperjalankan Hamba-Nya
Isra' Mi'raj (Bagian 5)
Jumat Pon 16 Januari 2026 - 27 Rajab 1447 H
Junsyam Ininnawa
Surat Al Isra (17) ayat 1:
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيم
بِسمِ اللَّهِ الرَّحمٰنِ الرَّحيمِ
سُبْحَـٰنَ ٱلَّذِىٓ أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِۦ لَيْلًۭا مِّنَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ إِلَى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْأَقْصَا ٱلَّذِى بَـٰرَكْنَا حَوْلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنْ ءَايَـٰتِنَآ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ ١
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
*****
Oneday pada malam 27 Rajab tahun 620 Masehi, Rasulullah Saw di datangi oleh Malaikat Jibril untuk menyampaikan undangan dari Allah SWT untuk bertemu dengan-Nya, sekaligus Malaikat Jibril datang untuk menjemput Baginda Nabi Muhammad SAW.
*****
Oneday di malam ketika mi'rajnya, di langit ke empat Nabi Muhammad Saw bertemu dengan Nabi Musa As. Di langit empat ini Nabi Saw juga bertemu dengan Yakobed ibu dari Musa As, Asiyah istri dari Fir'aun dan Maryam binti Imran ibu dari Nabi Isa As.
Selanjutnya aku naik ke sfera langit kelima. Aku melihat para malaikat yang tidak terhitung jumlahnya tengah beribadah dalam keadaan berdiri. Mereka berdiri dengan khidmat. Aku bertanya kepada Malaikat Jibril: "Wahai Jibril, apakah begini cara para malaikat ini beribadah?"
Malaikat Jibril menjawab: "Iya mereka beribadah seperti ini Ya Muhammad sampai kiamat nanti. Semoga apa yang engkau lihat ini menjadi kewajiban bagi umatmu. Mereka melaksanakan shalat yang sama dengan berdiri, lanjut Malaikat Jibril."
Ketika mi'rajnya, Nabi Muhammad Saw di langit kelima ini bertemu dengan para nabi diantaranya: Nabi Ismail As, Nabi Ishak As, Nabi Ya'qub As dan Nabi Luth As. Aku memberi salam kepada mereka dan mereka pun menjawab salamku. Mereka memberi penyambutan dan penghormatan dengan ramah. Mereka berkata: berdoalah kepada Allah SWT, pintalah kepada-Nya agar berkenan meringankan beban umatmu. Disini juga aku melihat banyak keajaiban-keajaiban yang aku alami di langit kelima ini.
Rasulullah Saw melanjutkan kisahnya. Aku melanjutkan perjalanan ke sfera langit keenam. Para malaikat lagi berdzikir kepada Allah SWT. Mereka mengucapkan salam kepadaku dengan penuh kehormatan dan aku menjawab salam mereka. Di langit ini aku bertemu dengan Nabi Idris As dan Nabi Nuh As. Mereka mengucapkan salam dan selamat datang wahai nabi yang shalih.
Aku melanjutkan perjalananku ke langit ketujuh. Disini aku melihat malaikat yang tak terhitung jumlahnya. Mereka menghentikanku dan mengucapkan selamat dan salam yang penuh penghormatan. Di langit ini aku bertemu dengan Nabi Ibrahim As, kakek para nabi-nabi. Wahai putraku yang Shalih selamat datang. Dia memberikan penyambutan kepadaku dengan penuh keramahan dengan ucapan dan selamat datang kepadaku.
Setelah itu kami menuju keperbatasan langit terakhir - Sidratul Muntaha. Kami di sambut malaikat yang sangat banyak jumlahnya. Hanya Allah SWT yang tahu jumlahnya. Melihat keridhaanku yang indah, mereka bersyukur kepada Allah. Mereka memberiku berita baik dan mengucapkan selamat. Aku bertanya kepada Jibril tentang iring-iringan malaikat yang mengunjungi "Rumah Kemakmuran" (Baitul Makmur). Wahai Jibril, berapa kali para malaikat mengelilingi Ka'bah? Di jawab oleh Jibril. Ya Muhammad, begitu selesai malaikat mengelilingi Ka'bah, malaikat itu tidak mampu lagi mengelilingi tempat ini. Ka'bah adalah arah kiblat shalat. Disinilah shalat jamaah Jumat dilaksanakan. Aku menyampaikan khutbah. Malaikat Israfil bertindak sebagai imam. Malaikat Mikail mengumandangkan azan. Malaikat Izrail yang mengumandangkan iqamat. Semua malaikat ikut melaksanakan shalat Jumat di Baitul Makmur ini. Dan pahala shalat Jumat di Baitul Makmur itu di peruntukkan kepada siapa saja di antara manusia yang shalat Jumat Berjamaah di bumi.
Nabi Muhammad mengutarakan. Aku memperoleh 3 karunia indah dari Allah SWT pada perjalanan Mi'rajku. Pertama adalah adalah shalat 5 waktu.
Kedua adalah bagian terakhir Surat Al Baqarah. Ketiga ampunan dosa-dosa besar di kalangan umatku.
Saat itu aku memohon semua ibadah yang dilaksanakan malaikat kiranya dijadikan suatu kewajiban bagi umatku. Ini artinya suatu kewajiban bagi umatku agar secara tenang dan khidmat memperoleh pahala lima puluh shalat sebesar pahala seluruh penghuni surga.
Dari pepohonan bidara keperbatasan terakhir, aku tiba di surga. Jibril berkata: Wahai Rasullullah, Allah SWT telah memuliakan Substansi-Nya. Jibril melanjutkan: Allah SWT Maha Agung, Maha Suci, Maha melindungi para malaikat dan ruh. Kekasih-Ku melampaui murka-Ku.
Bersambung pada artikel berikutnya🙏🏼
Allahu A'lam Bissawab
Allahu A'lamu Wa Antum Laa Ta'lamun
Artikel ini bisa juga dibaca di blok kami:
*Hanya belajar berbagi. Aku berlindung kepada Allah SWT dari firman-Nya: Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan🙏🏼
Untuk melengkapi bacaan anda silahkan kunjungi blog kami untuk membaca artikel sebelumnya:
Artikel 1
https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/12/maha-suci-allah-yang-memperjalankan.html
Artikel 2
https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2026/01/maha-suci-allah-yang-memperjalankan.html
Artikel 3
https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2026/01/maha-suci-allah-yang-memperjalankan_8.html
Artikel 4
https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2026/01/maha-suci-allah-yang-memperjalankan_11.html
#kisahsufi #kisahhikmah #ceritasufi #kisahnabi
#ceritahikmah
#hikmahteladan
#kisahteladan
#hikayatsufi
#hikayathikmah
#wisdomstory
#chikensoupformoslem
*gambar diambil dari facebook.
🙏🏼junsyam ininnawa🙏🏼

Komentar
Posting Komentar