Maha Suci Allah Yang memperjalankan Hamba-Nya Isra' Mi'raj (Bagian 2)

 Maha Suci Allah Yang memperjalankan Hamba-Nya 


Isra' Mi'raj (Bagian 2)


Senin Pahing 05 Januari 2026 - 16 Rajab 1447 H


Junsyam Ininnawa


Surat Al Isra (17) ayat 1:


أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيم

بِسمِ اللَّهِ الرَّحمٰنِ الرَّحيمِ


سُبْحَـٰنَ ٱلَّذِىٓ أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِۦ لَيْلًۭا مِّنَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ إِلَى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْأَقْصَا ٱلَّذِى بَـٰرَكْنَا حَوْلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنْ ءَايَـٰتِنَآ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ ١


Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.


*****


Oneday pada malam 27 Rajab tahun 620 Masehi, Rasulullah Saw di datangi oleh Malaikat Jibril untuk menyampaikan undangan dari Allah SWT untuk bertemu dengan-Nya di atas Langit ketujuh, Lauhin Mahfudz. 


*****

Oneday di malam aku di akan di Isra'kan oleh Allah SWT. Ternyata bukan hanya Malaikat Jibril yang turun ke bumi, Malaikat Israfil juga datang menemuiku. Dia datang untuk menemani perjalananku karena doanya yang dikabulkan setelah ribuan tahun beribadah. Aku memperoleh kemuliaan dengan menemanimu dari Makkah ke Yerussalem, kata Malaikat Israfil kepadaku. 


Setelah Malaikat Jibril membusanaiku dengan pakaian yang Dia bawa dari surga. Malaikat Jibril juga menyiapkan kendaraan yang Dia bawa dari surga yang di beri nama Buraq. Malaikat Jibril memintaku untuk naik dinatas Buraq. Aku menaiki Buraq itu, sesaat kemudian Aku, Malaikat Jibril dan Malaikat Israfil mendampingiku dalam perjalanan Isra' menuju Masjidil Aqsa di Palestina. 


Dalam perjalananku tiba-tiba Buraq berhenti di sebuah tempat yang banyak di tumbuhi pepohonan. Aku bertanya: "Tempat apakah ini wahai Jibril? "


Jibril menjawab: "Ini adalah Yatsrib (Madinah) , ini tempatmu nanti untuk hijrah dari Makkah. Malaikat Jibril memintaku turun untuk melaksanakan shalat 2 rakaat.


Setelah melaksanakan shalat 2 rakaat, kami melanjutkan perjalanan. Kami sampai di tempat yang tanahnya putih. Buraq  juga singgah di tempat tanah putih itu.


Aku bertanya lagi kepada Malaikat Jibril: Wahai Jibril, tempat apakah ini yang tanahnya sangat putih ini?


Malaikat Jibril menjawab: *Tempat ini adalah Madyan. Tempat Nabi Musa berdoa dibawah pohon dan berlindung dari kejaran tentara Fir'aun. Aku turun di tempat itu untuk melaksanakan shalat 2 rakaat.


Setelah melaksanakan shalat 2 rakaat di tanah Madyan, Aku naik lagi ke Burak untuk melanjutkan perjalanan. Kami tiba di sebuah bukit dan Kami juga singgah di bukit itu.


Aku bertanya kapada Malaikat Jibril: ”Wahai Jibril, tempat apakah ini?


Malaikat Jibril menjawab: "Tempat ini adalah Bukit Sinai, tempat Nabi Musa As bertemu dan berkomunikasi dengan Allah SWT. Aku juga turun di bukit itu untuk melaksanakan shalat 2 rakaat di tempat itu.


Kemudian Kami melanjutkan perjalanan setelah Aku melaksanakan shalat 2 rakaat. Tidak berapa lama kemudian, Buraq yang Aku tunggangi berhenti lagi di sebuah rumah.


Aku bertanya lagi kepada Malaikat Jibril: "Rumah siapakah ini wahai Jibril?


Di jawab oleh  Malaikat Jibril: "Ya Muhammad, ini adalah tempat Isa Putra Maryam di lahirkan." Aku turun dari Buraq untuk melaksanakan shalat 2 rakaat di rumah Isa Bin Maryam dilahirkan. 


Setelah aku shalat kami melanjutkan perjalanan.  Selanjutnya aku diperlihatkan juga neraka dan siksaan yang akan di peroleh oleh umatku kelak yang tidak mendirikan shalat dan ingkar kepada Allah SWT. Setelah melanjutkan perjalanan, kami sampai di sebuah lembah. Angin sepoi-sepoi mulai berhembus. Aku mencium aroma yang sangat harum dan suara yang sangat merdu mengalun di telingaku. Jibril berkata kepadaku. "Wahai Rasulullah Muhammad, wangi yang harum semerbak itu berasal surga sedangkan suara yang amat merdu itu adalah suara orang beriman dan bertakwa kepada-Nya."


Kemudian kami melanjutkan perjalanan ke Yerusalem. Ketika kami sampai di Masjid Al Aqsa, aku melihat banyak malaikat turun dari langit menyambutku. Mereka mengucapkan selamat dan salam kepadaku. Kesejahteraan atasmu, wahai yang pertama dan yang terakhir. Kesejahteraan atasmu wahai Sang Pengumpul.


Malaikat Jibril menjelaskan kepadaku. "Ya Rasulullah, engkaulah nanti orang yang pertama kali di bangkitkan setelah hari kiamat, makanya mereka mengucapkan "Sang Pengumpul". Engkau yang pertama memberi syafaat di hari perhitungan,  makanya mereka mengucapkan "Yang Pertama". Dan engkaulah nabi yang terakhir di utus makanya mereka mengucapkan "Yang Terakhir"


Bersambung pada artikel berikutnya🙏🏼


Allahu A'lam Bissawab

Allahu A'lamu Wa Antum Laa Ta'lamun


Artikel ini bisa juga dibaca di blok kami:



*Hanya belajar berbagi. Aku berlindung kepada Allah SWT dari firman-Nya: Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan🙏🏼


Untuk melengkapi bacaan anda silahkan kunjungi blog kami untuk membaca artikel sebelumnya:


Artikel 1

https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/12/maha-suci-allah-yang-memperjalankan.html


#kisahsufi #kisahhikmah #ceritasufi

#ceritahikmah

#hikmahteladan

#kisahteladan

#hikayatsufi

#hikayathikmah

#wisdomstory

#chikensoupformoslem


*gambar diambil dari facebook. Gambar hanya ilustrasi. 


🙏🏼junsyam ininnawa🙏🏼

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membaca Alam Pikiran Rumi (Bagian 2)

Maha Suci Allah Yang memperjalankan Hamba-Nya Isra' Mi'raj (Bagian 1)

Membaca Alam Pikiran Rumi(Bagian 12)