Budak Penjaga Ternak Keagungan Akhlak Al Musthafa (Bagian 8)
Budak Penjaga Ternak
Keagungan Akhlak Al Musthafa (Bagian 8)
Junsyam Ininnawa
28 Rabiul Tsani 1447 H
Senin Kliwon 20 Oktober 2025
Oneday Angel Gabriel mendatangi Prophet Muhammad Saw di pagi hari. Ada informasi penting tentang seorang sahabat nabi yang lagi sakit tapi tidak seorang pun yang tahu.
Wahai Nabiyullah Muhammad, kata Jibril. Allah memerintahkanku untuk memberitahu keadaan kekasih-Nya yang lagi sakit tapi tidak seorang pun yang tahu, bahkan majikannya sekalipun.
"Dengan antusias, Rasulullah Saw langsung menanyakan: " Siapa orang yang sakit itu wahai Jibril, sampai Engkau diutus kepadaku untuk memberitahukannya? Saya akan langsung mengunjunginya"
Angel Gabriel menjawab: Hilal ya Muhammad. Budak yang menjadi penjaga ternak di sebuah rumah saudagar Madinah. Dia sedang sakit tapi masih bekerja dengan tekun. Sudah sembilan hari dia mengalami sakit dan meringkuk di dekat kandang ternak tuannya.
Rasulullah Saw mengambil sekantung kurma dan langsung pergi kerumah saudagar yang dimaksud Malaikat Jibrail.
Sesampainya Rasulullah Saw di rumah saudagar Madinah itu. Sang Saudagar begitu gembira ketika salah seorang budaknya memberitahukan kedatangan Nabi Muhammad Saw. Dia segera keluar menemui Nabi Saw dengan senyum sumringah karena bahagia dikunjungi oleh Sang Nabi tercinta.
Baginda Nabi Saw langsung memetahkan harapan Sang Saudagar Madinah dengan menyampaikan maksud kedatangannya dengan mengatakan bahwa: "Saya datang kesini bukan untuk bertemu denganmu, tapi saya datang untuk menjenguk budakmu yang juga sahabatku Hilal yang lagi sakit".
Sang Nabi Saw segera berjalan cepat menuju kandang ternak yang gelap, pengap dan agak bau itu menemui sahabatnya. Ketika Hilal mencium harum semerbak aroma tubuh Sang Nabi Saw, Hilal merangkak dan hendak berdiri untuk menyambut Sang Nabi Saw, tapi Al Musthafa langsung mendekatinya dengan cepat dan mendekap tubuhnya yang ringkih akibat sakit. Hilal yang meringkuk kesakitan langsung di cium mata dan kepalanya oleh Sang Nabi Saw sebagaimana kebiasaan orang arab mengungkapkan cinta dan persahabatan sesama manusia. Al-Musthafa menyuapi Hilal dengan beberapa butir kurma serta mendoakan kesembuhan Hilal dengan segera. Ada suara dalam diri Sang Nabi tersirat berkata: "Di tempat gelap ini tidak ada yang mengetahui siapa dirimu, tidak ada yang tahu betapa terang cahaya jiwamu. "
Pelukan dan doa Sang Nabi Saw membuat cahaya wajah Hilal yang sakit kembali cerah. Perhatian dan curahan hati Al-Musthafa Saw membangkitkan semangat Hilal untuk segera sembuh dari sakitnya.
Membaca kisah diatas mengingatkan kita dengan sebuah ayat yang menggambarkan akhlak nabi yang penuh dengan empati kepada sesama manusia. Dalam Surat At-Taubah Ayat 128 Allah berfirman:
لَقَدْ جَآءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُم بِٱلْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ
Artinya: Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.
Kisah diatas diambil dari puisi Maulana Jalaluddin Rumi dalam Matsnawi Ma'nawi. Tentunya di tangan Rumi kisah ini lebih hidup dan lebih dramatis menggambarkan bagaimana keluhuran akhlak Nabi Muhammad Saw.
Sungguh luhur akhlakmu wahai Nabi
Sungguh, Engkau penuh cinta kasih wahai Nabi
Sungguh engkau adalah Uswatun Hasanah bagi kami umatmu
Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa Ala Alihi Wa Ashabihi Aj'main Wa Barik Wa Sallim
Allahu A'lam Bissawab
Allahu A'lamu Wa Antum Laa Ta'lamun
Artikel ini bisa juga dibaca di blog kami:
*Hanya belajar berbagi. Aku berlindung kepada Allah SWT dari firman-Nya: Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan🙏🏼
Silahkan baca artikel sebelumnya:
Artikel 1
https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/04/keagungan-akhlak-al-musthafa-bagian-1.html
Artikel 2
https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/04/keagungan-akhlak-al-musthafa-bagian-2.html
Artikel 3
https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/05/keagungan-akhlak-al-musthafa-bagian-3.html
Artikel 4
https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/05/keagungan-akhlak-al-musthafa-bagian-4.html
Artikel 5
https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/06/keagungan-akhlak-al-musthafa-bagian-5.html
Artikel 6
https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/06/nabi-yang-penyayang-anak-anak-keagungan.html
Artikel 7
https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/07/tangan-yang-dicium-nabi-keagungan.html
#kisahsufi #kisahhikmah #ceritasufi
#ceritahikmah
#hikmahteladan
#kisahteladan
#hikayatsufi
#hikayathikmah
#wisdomstory
#chikensoupformuslim
🙏🏼junsyam ininnawa🙏🏼

Komentar
Posting Komentar