Nabi Musa As dan Nabi Isa As Mengunjungi Siti Aminah Al Musthafa Rahmat Semesta Alam (Bagian 5)

Nabi Musa As dan Nabi Isa As Mengunjungi Siti Aminah


Al Musthafa Rahmat Semesta Alam (Bagian 5)


JunSyam Ininnawa


9 Rabiul Awal 1447 H

Senin Legi 1 September 2025


Melihat sejarah Nabi Muhammad Saw dari perspektif berbeda untuk menggali khazanah sejarah Islam yang lebih utuh. 


*****

Oneday Siti Aminah r.ah bercerita tentang apa yang di alaminya selama kehamilan. Di sebuah malam dibulan kedelapan kehamilanku. Aku didatangi lagi satu sosok makhluk yang penuh cahaya. Posturnya tinggi dan raut wajahnya memancarkan cahaya cemerlang. Dia memandang ke arahku dan menunjuk kepada bayi di dalam rahimku dan mengucapkan selamat.


"Wahai Aminah, mudah-mudahan kedamaian dan kesejahteraan dilimpahkan kepada engkau dan kepada kekasih Allah yang sedang engkau kandung."


"Semoga kedamaian dan kesejahteraan dilimpahkan kepada engkau, Ya Rasulullah yang tangguh."


Aku bertanya, "Siapakah engkau wahai wujud yang bercahaya?"


"Aku adalah Nabi Musa. Aku datang berkunjung kepadamu dan membawa berita baik dan memberi ucapan selamat kepadamu wahai Aminah. Engkau sedang mengandung Nabi terakhir; pemimpin keturunan Adam dan pemimpin para nabi. Nabi yang kepadanya Alquran diwahyukan." 


Setelah menyelesaikan keperluannya, Cahaya itu kemudian sirna dari hadapanku.


Pada bulan berikutnya, tepatnya bulan kesembilan kehamilanku. Satu wujud lagi datang di hadapanku di suatu malam. Busananya terbuat dari wol dan raut wajahnya bercahaya. Ia memandang ke dalam hatiku, menunjuk kepada anak di dalam rahimku dan mengucapkan selamat wahai Aminah.


"Mudah-mudahan kedamaian dan kesejahteraan dilimpahkan kepada engkau wahai Aminah. Ya Nabi Allah. Mudah-mudahan kedamaian dan kesejahteraan dilimpahkan kepada engkau Ya Rasulullah."


"Aku bertanya lagi, siapakah engkau wahai wujud yang indah?"


Wujud suci tersebut menjawab, "Aku adalah Isa putra Maryam. Aku adalah juru selamat yang diutus untuk membawa berita baik. Selamat bagimu wahai Aminah. Engkau tengah mengandung seorang yang dicintai Tuhan, nabi yang menjadi rahmat bagi semesta alam. Bersiap-siaplah, karena waktu melahirkan sudah dekat."


Setelah mengucapkan salam, cahaya itu kemudian sirna dari pandangan mataku.


Itulah kisah bulan kedelapan dan bulan kesembilan yang dialami oleh ibunda Nabi kita Muhammad Saw. Jiwa Nabi Musa As dan Jiwa Nabi Isa bin Maryam As yang datang untuk mengucapkan salam sejahtera untuk Baginda Nabi Muhammad Saw yang masih ada dalam kandungan ibunya. Semoga Salam Sejantera juga di limpahkan untuk kita semua ummatnya dengan senantiasa menyambungkan jiwa kita dengan Sang Nabi lewat Shalawat kepadanya. Amin... Ya Rabbal Alamin


Assalamu Alayka Ayyuhannabiyyu warahmatullahi wabarakatu. Assalamu Alaina wa Alaa ibadisshalihin.


Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa Ala Alihi Wa Ashabihi Aj'main Wa Barik Wa Sallim


Demikianlah, Aminah r.ah. mengetahui berita baik tentang kelahiran yang mulia Nabi Muhammad Saw. Bulan-bulan ketika Siti Aminah ra.h. mengandung Nabiyullah Muhammad Saw, silih berganti Nabi dan rasul datang mengucapkan salam dan selamat kepada ibunda nabi.


Kala itu musim paceklik yang luar biasa di Makkah. Angin kencang menyapu bersih daratan. Tetapi, ketika Nabi saw. berada dalam rahim ibunya, Allah memberi penduduk Makkah rasa damai dan tenang. Angin mereda dan hujan turun. Ketenangan pikiran penduduk pulih dan mereka memperoleh kebahagiaan kembali. Bangsa Arab bahkan menyebut tahun tersebut 'Tahun Berlimpah'.


Melalui pengaruh dan berkah yang sangat luar biasa, seluruh kaum wanita yang hamil di sepanjang tahun tersebut melahirkan anak laki-laki dan mereka sangat senang. Di zaman Jahiliah anak-anak laki-laki lebih dihargai, sementara pada saat yang sama mereka mengubur hidup-hidup bayi perempuan mereka.


Allahu A'lam Bissawab

Allahu A'lamu Wa Antum Laa Ta'lamun


Artikel ini bisa juga dibaca di blog kami:



*Hanya belajar berbagi. Aku berlindung kepada Allah SWT dari firman-Nya: Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan🙏🏼


Untuk melengkapi bacaan artikel diatas silahkan membaca artikel sebelumnya


Artikel 1

https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/07/bulan-pertama-kehamilan-siti-aminah-rah.html


Artikel 2

https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/08/nabi-idris-dan-nabi-nuh-mengunjungi.html


Artikel 3

https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/08/nabi-hud-dan-nabi-shaleh-mengunjungi.html


Artikel 4

https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/08/nabi-ibrahim-as-dan-nabi-ismail.html


#kisahsufi #kisahhikmah #ceritasufi

#ceritahikmah

#hikmahteladan

#kisahteladan

#hikayatsufi

#hikayathikmah

#wisdomstory

#chikensoupformuslim

*foto diambil dari detik.com

🙏🏼junsyam ininnawa🙏🏼

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membaca Alam Pikiran Rumi (Bagian 2)

Maha Suci Allah Yang memperjalankan Hamba-Nya Isra' Mi'raj (Bagian 1)

Membaca Alam Pikiran Rumi(Bagian 12)