Maulid Nabi Al Musthafa Muhammad Saw Al Musthafa Rahmat Semesta Alam (Bagian 6)

 Maulid Nabi Al Musthafa Muhammad Saw


Al Musthafa Rahmat Semesta Alam (Bagian 6)


JunSyam Ininnawa


12 Rabiul Awal 1447 H

Kamis Wage 5 September 2025


Melihat sejarah Nabi Muhammad Saw dari perspektif berbeda untuk menggali khazanah sejarah Islam yang lebih utuh. 


***** 

Oneday disebuah pagi diwaktu Dhuha, tepatnya hari Senin 1455 tahun yg lalu. Ketika matahari baru naik sepenggalan. Seorang bayi suci lahir lahir ke bumi ini. Bayi yang akan menjadi penghulu para Nabi dan Rasul. Hari itu tanggal 12 Rabiul Awal menurut penanggalan masyarakat Quraisy Mekkah, tepatnya 21 April 570 Masehi, 52 hari setelah penyerangan Tentara Gajah Pimpinan Abrahah dari Yaman. Baginda Rasulullah Muhammad Saw lahir ke bumi disebuah rumah kecil di dekat Ka'bah Baitullah.


Ibunda Baginda Nabi bercerita sendiri tentang kelahiran anaknya yang saya kutip dari buku Al Irsyad : Wisdom Of A sufi Master.


Siti Aminah bercerita: "Saat aku akan melahirkan Muhammad, waktu itu tidak ada seorang pun bersamaku, baik laki-laki maupun perempuan. Bapak mertuaku, Abdul Muthalib, sedang tawaf di Ka'bah. Sesuatu yang aneh dan membuatku ketakutan muncul di hadapanku. Aku mendengar suaranya dan aku sedikit ketakutan. Lalu seekor burung putih tampak dan menghantam dadaku. Rasa takutku hilang. Aku tidak merasakan rasa sakit, kesedihan, ketidaknyamanan, ketakutan dan kerisauan. 


Aku diberi secangkir air putih. Saat aku mereguknya, hatiku penuh oleh pancaran yang luar biasa. Seakan akan memperoleh kebahagiaan yang penuh berkah. Kemudian aku melihat sekelompok gadis, yang tinggi dan luar biasa menawan. Mereka bukan putri-putri Abdul Manaf meskipun mereka mirip. Mereka mengitariku dan saat aku sedang berpikir, "Tidak ada seorang pun di dalam rumah, dari mana makhluk-makhluk ini datang," salah seorang di antara mereka berkata kepadaku, "Aku adalah Hawa, istri Nabi Adam As memperkenalkan dirinya sambil tersenyum kepadaku dan diikuti oleh senyuman perempuan lainnya yang ikut bersamanya."


Perempuan kedua yang hadir mendekatiku dan memperkenalkan dirinya. "Aku adalah Sarah, istri Nabi Ibrahim As. Dia juga tersenyum kepadaku. Senyuman yang menenteramkan jiwa."


Makhluk yang ketiga juga mendekatiku dan tersenyum ramah kepadaku dan memperkenalkan dirinya, "Aku adalah Maryam, ibunda Nabi Isa As" 


Wanita yang keempat berkata dengan tersenyum penuh cinta kasih, "Aku adalah istri Fir'aun, Asiyah, yang beriman kepada Nabi Musa As.


Masih banyak lagi yang hadir pagi itu yang ternyata adalah para  bidadari dan dayang-dayang surga. Kami datang untuk mengucapkan selamat dan pujian atas kelahiran anakmu, Nabi Muhammad Saw, penghulu para Nabi dan Rasul.


Selama masa kehamilan dan ketika Baginda Nabi Muhammad Saw akan lahir ke bumi begitu banyak keajaiban dan kemuliaan yang di peroleh oleh Siti Aminah r.ah. karena mengandung dan melahirkan Baginda Nabi Saw.


Semoga Salam Sejantera di limpahkan untuk kita semua ummatnya dengan senantiasa menyambungkan jiwa kita dengan Sang Nabi lewat Shalawat kepadanya. Amin... Ya Rabbal Alamin


Assalamu Alayka Ayyuhannabiyyu warahmatullahi wabarakatu. Assalamu Alaina wa Alaa ibaadillahi shalihin.


Allahumma Shalli Ala Sayyidina Muhammad Wa Ala Alihi Wa Ashabihi Aj'main Wa Barik Wa Sallim


Siti Aminah r.ah. sudah mengetahui berita baik akan kelahiran yang mulia Nabi Muhammad Saw. Bulan-bulan ketika Siti Aminah r.ah. mengandung Nabiyullah Muhammad Saw, silih berganti jiwa-jiwa para Nabi dan Rasul datang mengucapkan salam dan selamat kepada ibunda nabi dan mengucapkan salam kedamaian dan kesejahteraan dilimpahkan kepada bayi yang masih dalam kandungan Siti Aminah r.ah.


Jiwa para Nabi dan Rasul yang datang berkunjung kepada Siti Aminah r.ah tiap bulan  selama 9 bulan adalah: 

1. Nabi Adam As

2. Nabi Set As

3. Nabi Idris As

4. Nabi Nuh AS

5. Nabi Hud As

6. Nabi Ibrahim As

7. Nabi Ismail As 

8. Nabi Musa As

9. Nabi Isa As


Masih menurut Siti Aminah r.ah. Ketika aku melahirkan pagi itu, tidak ada rasa sakit yang kurasakan dan aku melahirkan dengan sangat mudah. Ketika bayi kecilku Muhammad lahir ke bumi, aku menyaksikan kedua bola matanya begitu jernih, seakan-akan matanya beroleskan collyrium (semacam cairan yang dapat menjernihkan mata). Aku juga melihat tali pusarnya yang sudah terpotong dan telah berkhitan. Muhammadku mereka bungkus dalam sehelai syal putih yang mereka bawa dari surga.


Setelah Muhammadku lahir, aku melihat kepalanya dalam keadaan bersujud. Tangannya menengadah berdoa kepada Allah Yang Maha Besar. Saat aku membungkukkan badanku dan mendengarkan Muhammadku berdoa kepada Allah, "Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah; dan aku adalah Rasul utusan Allah. Segala puji bagi Allah - Tuhan pagi dan malam hari. Ya Allah, umatku, umatku."


Itulah gambaran kisah kelahiran Baginda Nabi Besar Muhammad Saw. Kisah ini adalah kisah kelahiran Nabi Muhammad Saw yang tidak begitu populer dikalangan Umat Islam. Kisah ini sangat jarang diangkat dan cenderung dikatakan berlebihan dan ditambah-tambahkan.


Terlepas benar atau salah kisah ini, tapi beberapa sejarawan Islam menuliskan tentang keajaiban dan keanehan-keanehan sebelum dan sesudah Baginda Nabi Saw lahir ke bumi yang akan di tuliskan pada artikel selanjutnya.


Believe it or not itu dikembalikan kepada anda yang membacanya. Apakah mau menggali khazanah Islam dari sudut pandang lain atau  menerima yang sudah populer dikalangan sejarawan muslim.


Selamat Hari Lahir Ya Nabiyallah Muhammad Saw. Salam Sejahtera dari kami umatmu. Salam Cinta dan Rindu Kami Untukmu. Allahumma Shalli Alaa Sayyidina Muhammad Wa Alaa Alaihi Wa Ashhabihi Wabarik Wasallim.


Allahu A'lam Bissawab

Allahu A'lamu Wa Antum Laa Ta'lamun


Artikel ini bisa juga dibaca di blog kami:



*Hanya belajar berbagi. Aku berlindung kepada Allah SWT dari firman-Nya: Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan🙏🏼


Untuk melengkapi bacaan artikel diatas silahkan membaca artikel sebelumnya


Artikel 1

https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/07/bulan-pertama-kehamilan-siti-aminah-rah.html


Artikel 2

https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/08/nabi-idris-dan-nabi-nuh-mengunjungi.html


Artikel 3

https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/08/nabi-hud-dan-nabi-shaleh-mengunjungi.html


Artikel 4

https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/08/nabi-ibrahim-as-dan-nabi-ismail.html


Artikel 5

https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/09/nabi-musa-as-dan-nabi-isa-as.html


#kisahsufi #kisahhikmah #ceritasufi

#ceritahikmah

#hikmahteladan

#kisahteladan

#hikayatsufi

#hikayathikmah

#wisdomstory

#chikensoupformuslim


🙏🏼junsyam ininnawa🙏🏼

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membaca Alam Pikiran Rumi (Bagian 2)

Maha Suci Allah Yang memperjalankan Hamba-Nya Isra' Mi'raj (Bagian 1)

Membaca Alam Pikiran Rumi(Bagian 12)