Nabi Hud dan Nabi Shaleh Mengunjungi Siti Aminah Al Musthafa Rahmat Semesta Alam (Bagian 3)
Nabi Hud dan Nabi Shaleh Mengunjungi Siti Aminah
Al Musthafa Rahmat Semesta Alam (Bagian 3)
124 Safar 1447 H
Senin Pahing 18 Agustus 2025
JunSyam Ininnawa
Melihat sejarah Nabi Muhammad Saw dari perspektif berbeda untuk menggali khazanah sejarah Islam yang lebih utuh.
*****
Oneday Siti Aminah r.ah. melanjutkan ceritanya. Di bulan keempat, pada suatu malam tiba-tiba di depanku hadir lagi sesosok makhluk, berkulit hitam, rupawan dan memancarkan cahaya keridhaan. Ia melihat jauh ke dalam sanubariku dan ia menunjuk kepada bayi dalam rahimku dan memberi salam dan hormat kepadaku.
"Mudah-mudahan kedamaian dan kesejahteraan dilimpahkan kepada engkau." Wahai Aminah.
Dalam ketakutan aku beranikan diri bertanya kepada makhluk cahaya itu.
"Duhai makhluk cahaya. Siapakah engkau?" tanyaku kepadanya.
"Jangan takut wahai Aminah, selamat bagimu karena engkau telah mengandung seorang Nabi terpuji; pembimbing agung yang akan memperoleh kemenangan."
"Aku adalah Nabi Hud. Aku diutus untuk mengunjungimu dan mengucapkan salam kepadamu dan kepada janin yang ada dalam rahimku."
Di bulan kelima kehamilanku, disuatu malam muncul lagi di hadapanku suatu wujud indah dan sempurna, raut wajahnya dipagari cahaya cemerlang. Pandangannya menikam ke dalam hatiku, menunjuk kepada janinku. Ia mengucapkan salam.
"Mudah-mudahan kedamaian dan kesejahteraan dilimpahkan kepada engkau, wahai hiasan para Rasul. Semoga kedamaian dan kesejahteraan dilimpahkan kepada engkau, wahai kunci segala Nabi." Aku bertanya lagi, "Siapakah engkau wahai wujud cahaya?" Wujud tersebut menjawab, "Aku adalah Nabi Shaleh. Aku datang karena diutus Allah SWT untuk mengucapkan selamat kepada engkau disertai berita baik. Selamat bagi engkau wahai Aminah. Kau sedang membawa Nabi terpuji; dicintai Tuhan; Pembimbing yang murah hati dan dermawan." Kemudian wujud cahaya tersebut sirna dari pandangan mata.
Itulah kisah bulan keempat Syawal dan bulan kelima Dzulkaiddah yang dialami oleh ibunda Nabi kita Muhammad Saw. Jiwa Nabi Hud As dan Jiwa Nabi Shaleh As yang datang untuk mengucapkan salam sejahtera untuk Baginda Nabi Muhammad Saw yang masih ada dalam kandungan ibunya. Semoga Salam Sejantera juga di limpahkan untuk kita semua ummatnya dengan senantiasa menyambungkan jiwa kita dengan Sang Nabi lewat Shalawat kepadanya. Amin... Ya Rabbal Alamin
Assalamu Alayka Ayyuhannabiyyu warahmatullahi wabarakatu. Assalamu Alaina wa Alaa ibadisshalihin.
Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa Ala Alihi Wa Ashabihi Aj'main Wa Barik Wa Sallim
Allahu A'lam Bissawab
Allahu A'lamu Wa Antum Laa Ta'lamun
Artikel ini bisa juga dibaca di blog kami:
*Hanya belajar berbagi. Aku berlindung kepada Allah SWT dari firman-Nya: Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan🙏🏼
Untuk melengkapi bacaan artikel diatas silahkan membaca artikel sebelumnya
Artikel 1
https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/07/bulan-pertama-kehamilan-siti-aminah-rah.html
Artikel 2
https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/08/nabi-idris-dan-nabi-nuh-mengunjungi.html
#kisahsufi #kisahhikmah #ceritasufi
#ceritahikmah
#hikmahteladan
#kisahteladan
#hikayatsufi
#hikayathikmah
#wisdomstory
#chikensoupformuslim
🙏🏼junsyam ininnawa🙏🏼
.jpg)
Komentar
Posting Komentar