Kabar Gembira Kelahiran Ishak Nabi Ibrahim As Bapak Para Nabi (Bagian 6)
Kabar Gembira Kelahiran Ishak
Nabi Ibrahim As Bapak Para Nabi (Bagian 6)
Jumat Legi 18 Juli 2025 - 23 Muharram 1447 H
Oneday terjadi pertemuan antara seorang Ulama Muslim dengan seorang Orientalis. Dalam pertemuan itu terjadi dialog antara keduanya tentang siapa sebenarnya anak Nabi Ibrahim As yang disembelih untuk dikorbankan atas perintah Allah. Apakah Ismail anak dari Nabi Ibrahim dan Siti Hajar? Ataukah Ishak anak Nabi Ibrahim As dan Siti Sarah?
*****
Kemudian Sang Orientalis bertanya lagi.
Manakah dari kedua riwayat itu yang benar?
Kedua riwayat itu bisa jadi benar. Pada awalnya Ka'bah itu dibangun oleh para malaikat, setelah lama berlalu, karena berada dipadang pasir, bangunan Ka'bah mulai tertutupi oleh pasir gurun yang selalu bergerak terbawa angin. Akhirnya Allah SWT memerintahkan Nabi Adam As untuk membangun kembali dengan meninggikan pondasinya sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail.
Kemudian Sang Orientalis bertanya lagi. Bagaimana kelahiran Ishak menurut literatur Islam?
Sang Ulim menjawab. Ada hikmah yang sangat besar setelah Nabi Ibrahim As menjalani ujian pengorbanan anaknya Ismail dan setelah pembangunan kembali Ka'bah Baitullah bersama Ismail. Allah SWT menganugrahkan Nabi Ibrahim As dan Istrinya Sarah seorang anak yang diberi nama Ishak.
Dalam Surat Ash-Shaffat 37:109 - 112 Allah berfirman:
سَلَٰمٌ عَلَىٰٓ إِبۡرَٰهِيمَ
كَذَٰلِكَ نَجۡزِي ٱلۡمُحۡسِنِينَ
إِنَّهُۥ مِنۡ عِبَادِنَا ٱلۡمُؤۡمِنِينَ
وَبَشَّرۡنَٰهُ بِإِسۡحَٰقَ نَبِيࣰّا مِّنَ ٱلصَّٰلِحِينَ
109. ”Selamat sejahtera bagi Ibrahim.”
110. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
111. Sungguh, dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
112. Dan Kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran) Ishak seorang nabi yang termasuk orang-orang yang shalih.
Jadi menurut ayat ini yang juga menjadi dalil bagi orang Islam bahwa Ismail yang disembelih sebagai korban bukan Ishak. Kenapa? Karena setelah Nabi Ibrahim As membenarkan perintah Allah SWT lewat mimpinya tentang pengorbanan anaknya Ismail. Allah SWT memberi berita gembira lewat malaikat-Nya dengan ucapan, "Selamat dari Allah SWT". Dan Allah SWT akan akan mengganjar Ibrahim yang beriman dan sudah berbuat baik dengan kelahiran anaknya dari istrinya Siti Sarah yang sudah ditentukan namanya oleh Allah SWT yaitu Ishak.
Bukankah Al Kitab Perjanjian Lama juga membahas berita akan kelahiran anaknya dari Siti Sarah yang sudah ditentukan namanya oleh Allah SWT yaitu Ishak? tanya Sang Alim kepada teman diskusinya.
Sang Orientalis menjawab. Benar apa yang anda katakan. Dalam Kitab Perjanjian Lama dalam Kitab Kejadian 17.19 dan 21.3 tertulis:
Kejadian 17:19:
"Tetapi Allah berfirman: "Tidak, melainkan isterimu Saralah yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai dia Ishak; dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan dia menjadi perjanjian yang kekal untuk keturunannya."
Kitab Kejadian 21:3 :
"Abraham menamai anaknya yang baru lahir itu Ishak, yang dilahirkan Sara baginya.
Oh iya saya baru ingat. Dalam Alkitab Kejadian - Perjanjian lama dituliskan bahwa Hagar itu diusir dan tidak diantar oleh Abraham ke Makkah? Bagaimana pendapat anda tentang itu? tanya Sang Orientalis kepada Sang Alim.
Akhirnya pertanyaan itu kamu tanyakan juga kata Sang Alim. Saya sudah menunggu pertanyaan itu.
Memang dalam literatur Yahudi dan Alkitab Kejadian no. 21 Perjanjian Lama diceritakan bahwa Siti Hajar R.ah memang diusir dari rumah. Ini karena Siti Sarah R.ah sudah memperoleh seorang anak tidak lama setelah Ismail lahir ke dunia.
Siti Hajar R.ah diusir oleh Nabi Ibrahim As atas perintah Siti Sarah R.ah yang tidak nyaman serumah dengan Siti Hajar R.ah. Siti Sarah R.ah juga merasa takut jangan sampai Ismail anak dari bekas budaknya itu akan menjadi saingan bagi anaknya menjadi pewaris Nabi Ibrahim As.
Nabi Ibrahim As menyuruh Siti Hajar R.ah pergi dan membekali keduanya dengan sedikit roti dan sekirbah air. Siti Hajar R.ah menggendong anaknya Ismail dibahunya dan meninggalkan Rumah Nabi Ibrahim As dipagi hari dan mengembara di gurun di selatan Bersyeba. Mereka berjalan tidak menentu ke selatan sampai mereka tiba di Gurun Paran. Begitulah Alkitab menulis kisah pengusiran Siti Hajar R.ah.
Ketika saya membaca kisah itu dalam Alkitab Perjanjian. Saya berpikir bahwa, apakah mungkin Nabi Ibrahim As yang seorang nabi yang suci dan Kekasih Allah SWT melakukan semua itu? Bagaimana bisa Nabi Ibrahim As mengusir istri dan anaknya yang sah yang dinikahi karena permintaan Siti Sarah R.ah dan dilegitimasi oleh Allah SWT lewat petunjuk, dengan tega mengusir dan membiarkan mereka berdua berjalan tanpa arah?
Kalau kamu yang sekarang ini diposisi Nabi Ibrahim As waktu itu apakah akan tega seperti yang diceritakan dalam Alkitab itu?
Sang Orientalis tiba-tiba kaget dengan pertanyaan yang diajukan oleh Sang Alim. Didalam benaknya terus berpikir bahwa benar juga apa yang dikatakan oleh Sang Alim tidak mungkin Abraham berbuat seperti itu. Tapi penjelasan Alkitab Kejadian seperti itu.
Setelah lama merenung, Sang Orientalis mengangkat kepalanya dan menjawab pertanyaan Sang Alim. "Tidak mungkin Abraham melakukan seperti itu. Kalaupun saya yang bukan nabi ini diposisikan Abraham waktu itu, tidak akan berbuat begitu kepada istri dan anak saya".
Pernyataan Sang Orientalis itu langsung disanggah oleh Sang Alim. "Apalagi Nabi Ibrahim As yang seorang nabi yang suci, kekasih Allah SWT, pembawa kebenaran".
Para alim ulama dan sejarawan dalam Islam mengambil kesimpulan dengan kisah Siti Hajar R.ah dalam Alkitab kejadian itu mengatakan ada yang hilang atau ada yang diubah dalam Alkitab tentang kisah itu.
Kemudian Sang Orientalis bertanya lagi. Bagaimana proses kehamilan Siti Sarah dalam literatur Islam?
Bersambung
Allahu A'lam Bissawab
Allahu A'lamu Wa Antum Laa Ta'lamun
Artikel ini bisa juga dibaca di blog kami:
*Hanya belajar berbagi. Aku berlindung kepada Allah SWT dari firman-Nya: Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan🙏🏼
Silahkan baca 5 artikel sebelumnya agar tidak salah faham
Artikel 1
https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/06/sembelihan-agung-apakah-ismail-atau.html
Artikel ke 2
https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/06/kisah-penyembelihan-ishak-di-bukit.html
Artikel 3
https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/06/nabi-ibrahim-as-mengunjungi-ismail-di.html
Artikel 4
https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/07/harusnya-anak-tunggal-abraham-dalam-al.html
Artikel 5
https://bijaksini-bijaksana.blogspot.com/2025/07/siapa-yang-pertama-kali-membangun-kabah.html
#kisahsufi #kisahhikmah #ceritasufi
#ceritahikmah
#ceritanabi
#kisahnabi
#hikmahteladan
#kisahteladan
#hikayatsufi
#hikayathikmah
#wisdomstory
#chikensoupformoslem
*gambar diambil dari facebook
🙏🏼junsyam ininnawa🙏🏼
.jpg)
Komentar
Posting Komentar