Bahkan Nabi Pun Bertanya (Bagian 2)
Even Prophet Ask
Bahkan Nabi Pun Bertanya (Bagian 2)
15 Sya'ban 1446 H
Jumat Pahing 14 Februari 2025
Oneday ada seorang raja kafir yang senang menzalimi rakyatnya pada masa Nabi Dawud As.
Karena sudah tidak tahan dengan perilaku rajanya. Beberapa orang dari pemuka rakyatnya menghadap Nabi Dawud As di negeri seberang dan melapor tentang kezaliman rajanya. Kepada Nabi Dawud As Mereka berkata, "Wahai Raja Dawud utusan Tuhan! Raja kami telah berbuat zalim kepada kami rakyatnya. Hendaklah engkau memerangi dia yang sudah melewati batas menzalimi rakyatnya dan adili dia di depan kami. Sebagai gantinya engkau akan kami angkat menjadi raja kami dan berbuat adillah kepada kami.
Setelah itu Nabi Dawud As memerintahkan pesukan kerajaan untuk menyerbu kerajaan raja zalim itu. Kalau sudah kamu kalahkan mereka maka bawahlah kepadaku raja zalim itu untuk aku adili disini.
Setelah raja zalim itu tertangkap karena kalah perang. Maka di bawahlah dia ke depan Raja Dawud As untuk diadili. Disaksikan oleh beberapa rakyatnya Nabi Daud As memerintahkan agar raja zalim ini di salib di atas gunung sambil menunggu hukuman yang tepat baginya.
Raja zalim itu di tinggal sendiri tergantung disebuah kayu salib. Karena meratapi keadaannya, dia berdoa kepada berhala yang dulu di sembahnya, tapi berhala itu tidak memberikan manfaat sedikit pun kepadanya. Lalu dia berdoa lagi kepada matahari dan bulan seraya berkata, "Saya menyembahmu agar engkau dapat memberi manfaat kepada saya ketika keminta kepadamu. Oleh karena itu, selamatkan aku dari hukuman ini." Tapi keduanya tidak memberikan manfaat sedikit pun kepadanya.
Karena doanya tidak dikabulkan oleh tuhan-tuhan palsu itu, maka raja zalim itu memohon kepada Tuhan Dawud As. Ya Allah, ya Tuhan Dawud. Kalau Engkau memang Tuhan Yang benar, tolonglah aku. Aku bertobat kepada-Mu dan memohon kepada-Mu menolongku dari kehinaan ini. "Wahai Tuhanku Saya telah durhaka kepada-Mu. Saya menyembah selain-Mu, tapi saya tidak dapat memperoleh manfaat darinya. Oleh karena itu, sekarang saya datang kepada-Mu, karena Engkaulah Zat yang benar, agar Engkau memberi pertolongan kepadaku. Tolonglah aku dengan rahmat-Mu."
Lalu Allah SWT menjawab, "Orang ini sudah lama menyembah berhalanya, tapi dia tidak memperoleh manfaat darinya. Dan dia sungguh bergegas kepada-Ku dan memohon kepada-Ku. Lalu Aku menerima tobatnya. Sesuungguhnya Aku menerima doa orang yang sangat memerlukan jika dia mau memohon kepada-Ku.
Kemudian Allah SWT berkata kepada Malaikat-Nya, Hai Jibril! Turunlah dan temuilah hamba-Ku ini. Letakkanlah dia di atas tanah dengan selamat." Lalu Jibril melaksanakan perintah itu, turun ke bumi dan melepaskan dan menurunkan Sang Raja dari tiang salibnya.
Pada keesokan paginya, para rakyatnya datang ke gunung untuk melihat keadaan rajanya. Ketika mereka mendatanginya, alangkah kagetnya karena raja mereka masih hidup dan dalam keadaan selamat lagi duduk diatas tanah dibawah tiang salib. Lalu mereka memberi tahu kepada Nabi Dawud As tentang hal itu. Lalu Nabi Dawud As berangkat menuju ke gunung itu dan mendapatinya seperti yang mereka katakan.
Kemudian Nabi Dawud As shalat dua rakaat. Lalu beliau berdoa, "Wahai Tuhanku! Beritahukan kepadaku tentang keanehan yang saya lihat ini." Allah SWT mewahyukan kepadanya, " Wahai Dawud! Hambaku ini sudah bertobat dan merendahkan diri seraya berdoa kepada-Ku. Lalu Aku kabulkan doanya. Dan sungguh, seandainya Aku tidak mengabulkan seperti berhala dan sembahannya yang lain tidak dapat mengabulkannya, maka apa bedanya antara Aku dan tuhan-tuhannya itu? Demikianlah, Aku melakukan terhadap orang-orang yang bertobat kepada-Ku. Wahai Dawud! Tuntunlah dia untuk bertobat, sungguh dia mau beriman dan memperbaiki dirinya. Dan sungguh Aku adalah Tuhan yang Maha Penerima Tobat hamba-hambanya yang ingin kembali ke jalan yang benar."
Allahu A'lam Bissawab
Allahu A'lamu Wa Antum Laa Ta'lamun
Hanya belajar berbagi. Aku berlindung kepada Allah SWT dari firman-Nya: Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan🙏🏼
#kisahsufi #kisahhikmah #ceritasufi
#ceritahikmah
#hikmahteladan
#kisahteladan
#hikayatsufi
#hikayathikmah
#wisdomstory
#chikensoupformuslim
🙏🏼junsyam ininnawa🙏🏼

Komentar
Posting Komentar