Kabar Dari Alam Barzakh (Bagian 6)
Kabar Dari Alam Barzakh (Bagian 6)
24 Rajab 1446 H
Jumat Legi 24 Januari 2025
Oneday ada seorang ulama yang bermimpi tentang sahabatnya yang sudah meninggal dunia. Dalam mimpinya itu dia berada di alam barzakh dan melihat bahwa sahabatnya itu menperoleh kenikmatan Allah di alam barzakh ini. Kemuliaan yang di peroleh sahabatnya itu membuatnya takjub. Dia berusaha mendekati sahabatnya itu yang juga seorang ulama untuk bertanya tentang apa yang membuatnya mendapat kenikmatan ini.
Ulama yang sudah meninggal ini adalah seorang ulama Persia, Muhammad Baqir bin Muhammad Taqi bin al-Maqsud Ali al-Majlisi, yang dikenal dengan Allamah Majlisi atau yang lebih di kenal dengan nama Muhammad Baqir Al Majlisi. Ulama yang lahir pada tahun 1037 H atau 1627 M dan wafat pada tahun 1110 H atau 1698 M. Allamah Al Majlisi penulis kitab hadits Biharul Anwar, dan buku Hayatul Qulub - Kisah Para Nabi.
Dalam mimpi itu sang ulama mendekati Al Majlisi dan bertanya kepada tentang apa yang membuat Allah SWT memberikan kenikmatan ini? Apakah karena ibadahnya selama hidup di dunia? Ataukah karena kitab -kitab yang pernah di tulisnya selama hidup?
Al Majlisi menjawab. Bukan keduanya yang menyebabkan aku mendapat kenikmatan ini. Ibadahku sama saja dengan ibadah-ibadah orang lain. Kalau tentang kitab - kitab yang pernah saya tulis, tidak mungkin juga karena semua kitab - kitab itu aku tulis dengan mencantumkan namaku di dalamnya yang bisa membuat ujub diri.
Yang membuat aku menerima nikmat ini adalah karena sedekah sebutir apel. Saya pernah ke pasar membeli sebutir apel. Perjalanan pulang ke rumah, saya melewati sebuah terowongan. Di dalam terowongan itu saya diikuti oleh seorang anak kecil yang berusaha meraih apel yang ada di dalam tas. Ibunya mendekati anak itu untuk melarang anaknya mengambil apel yang di dalam tas. Ternyata ibu dan anak ini orang Yahudi yang tinggal di terowongan itu untuk berlindung. Aku mengambil apel di dalam tas dan memberikan kepada anak Yahudi itu yang lebih membutuhkannya untuk mengisi perutnya yang lapar.
Sedekah sebutir apel itulah yang membuat Allah SWT memberikan kenikmatan barzakh ini.
Allahu A'lam Bissawab
Allahu A'lamu Wa Antum Laa Ta'lamun
*Hanya belajar berbagi. Aku berlindung kepada Allah SWT dari firman-Nya: Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan🙏🏼
🙏🏼junsyam ininnawa🙏🏼

Komentar
Posting Komentar